Siswa Nias Tagih MBG ke Prabowo: Orang Tua Kami Tak Mampu Biayai Makan

Nias

Yamisa Zebua, siswa asal Nias mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto melalui video conference, Senin (9/3/2026). Yamisa sempat viral di media sosial karena meminta pembangunan jembatan kepada Presiden Prabowo.

Dialog tersebut berlangsung di sela-sela peresmian 218 jembatan di berbagai daerah yang dilakukan Prabowo melalui video conference. Dalam dialog tersebut, Yamisa menagih program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolahnya.

Siswa kelas tiga sekolah menengah atas (SMA) itu menyampaikan kepada Prabowo bahwa program MBG belum menjangkau sekolahnya. Sementara, banyak siswa berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Belum sampai di sekolah kami, Pak. Orang tua kami tidak mampu membiayai makan kami,” kata Yamisa sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Prabowo Singgung Anggapan MBG Tak Diperlukan

Prabowo lantas menyinggung adanya anggapan bahwa program MBG tidak diperlukan. Yamisa pun membantahnya.

“Siapa bilang? Bohong itu Pak,” ujar Yamisa.

Selain itu, Yamisa juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membantu memperbaiki jalan menuju sekolah serta mendukung pembangunan fasilitas di SMK Boronadu, termasuk lapangan sekolah.

Menutup dialog tersebut, Prabowo berpesan kepada Yamisa dan teman-temannya agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.

“Belajar yang benar ya,” ucap Prabowo.

MBG Sudah Jangkau 65 Juta Penerima Manfaat

Hingga 12 Februari 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan MBG sudah menjangkau 65 juta penerima manfaat, mulai dari siswa PAUD-SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. MBG itu didistribusikan oleh 21.897 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Penerima manfaat saat ini sudah mencapai 65 juta,” kata Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Ermia Sofiyessi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Jakarta, Jumat.

Pada tahun 2026, BGN menambah sasaran penerima manfaat Program MBG untuk usia 6-59 bulan sesuai petunjuk teknis dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

“Batasan usia kelompok anak balita juga sudah ditambah. Kalau mengikuti Perpres 115 Tahun 2025 di juknis tahun 2026, anak 6-59 bulan itu menerima. Ini menjadi tantangan karena itu usia yang cukup kritis bagi anak-anak untuk menerima makanan,” kata Ermia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *